Wenger Pernah Tolak Tawaran MU

Wenger Pernah Tolak MU

PREMIER LEAGUE – Arsene Wenger ternyata sempat didekati oleh manajemen Manchester United untuk menjadi bos di Old Trafford. Namun pelatih asal Perancis tersebut akhirnya menolak tawaran yang datang dari The Red Devils dan memilih untuk tetap bersama Arsenal.

Mantan Chairman Manchester United, Martin Edward mengungkapkan hal tersebut baru-baru ini dalam sebuah wawancara yang dilakukan dirinya dengan sebuah mahalah GQ. The Red Devils sendiri diakui pernah mencoba mendekati Arsene Wenger di tahun 2001. Manchester United sendiri saat itu tengah membutuhkan manajer baru karena Sir Alex Ferguson yang duduk di kursi kepelatihan sendiri sempat menyataka akan pensiun di akhir musim saat itu.

“Saat kami sadar bahwa Alex Ferguson sangat serius dengan rencana dirinya akan pensiun dan dia sudah bulat dengan keputusan tersebut, ada banyak perbincangan yang dilakukan oleh dewan klub tentang calon pengganti dari dirinya. Pilihan pertama kami saat itu adalah Arsene Wenger. Ketika itu dia merupakan calon pengganti  yang terbaik untuk bisa menggantikan Alex Ferguson. Yang jelas dia adalah pilihan nomor satu saya” tutur Martin Edward.

Namun kemudian pada prosesnya Arsene Wenger sendiri memilih untuk menolak pinangan dari Manchester United. Di sisi lain saat itu pada akhirnya Sir Alex Ferguson sendiri mengurungkan rencana dirinya untuk pensiun. Lantas apa yang kemudian membuat Arsene Wenger berani untuk menolak tawaran Manchester United.

“Karena saya mencintai klub saya Arsenal. Dan buat saya nilai adalah yang utama. Suatu hari nanti akan ada pembicaraan yang bagus dengan para media dan melihat tentang evolusi apa yang sudah terjadi. Anda berbicara soal Manchester United dan evolusi dalam 20 tahun yang sangat menarik. Sudah banyak hal yang sekarang berubah. Namun saat saya datang ke sini klub ini memegang teguh nilai-nilainya yang kemudian sangat saya sukai. Karena itulah saya masih ada di sini” tutr Arsene Wenger.

Wenger sendiri sekarang ini tengah mendapatkan kecaman dari para pendukung Arsenal menyusul peforma buruk mereka di awal musim ini.