Ronaldo Ogah Tanggapi Kasus Pajak

Ronaldo Tanggapi Kasus Pajak

PRIMERA SPANYOL – Cristiano Ronaldo untuk pertama kalinya akhirnya memberikan respons secara langsung mengenai tudingan kepada dirinya tentang kasus penggelapan pajak yang sedang ramai dibahas belakangan ini. untuk Cristiano Ronaldo, diam menjadi pilihan yang paling tepat untuk diriny merespons isu tersebut.

Sebelum ini perwakilan dari agen Cristiano Ronaldo memang sudah membantah langsung tuduhan penggelapan pajak yang dialamatkan kepada kliennya. Sementara itu klub tempat bermain Cristiano Ronaldo yakni Real Madrid sendiri juga menegaskan akan memberikan dukungan penuh terhadap pemain bintang miliknya tersebut. Dan kemudian Cristiano Ronaldo akhirnya memanfaatkan akun Intagramnya untuk menanggapi kasus penggelapan pajak yang sekarang ini membelit dirinya. Sang mega bintang tersebut memberikan respons dengna menuliskan sebuah pesan singkat dan juga foto dengan gestur jari telunjuk di depan bibir yang menunjukan isyarat untuk diam.

“Kadang-kadang jawaban terbaik adalah untuk tetap diam” tulis Ronaldo dalam akun Instagram pribadi miliknya beberapa hari lalu.

Memang penuntut umum dari Spanyol telah menuding bahwa pemain berusia 32 tahun tersebut telah tidak membayar pajak yang besarnya diperkirakan mencapai angka 14,7 juta Euro atau sekitar 220 miliar rupiah. Cristiano Ronaldo sendiri dituding telah melakukan penggelapan atas kewajiban pajaknya dalam selang waktu dari 2011 hingga 2014. Cristiano Ronaldo sendiri dituduh telah memanfaatkan sebuah perusahaan bayangan atau Shell Company yang dikatakan dibuat oleh dirinya di Virgin Islands untuk menutupi pendapatan total dirinya. Hal tersebut disinyalir membuat Cristiano Ronaldo menjadi terhindar dari pajak yang lebih besar yang harus dibayar oleh dirinya.

Memang kasus pengempalangan pajak di Spanyol sendiri bukan hal yang baru terjadi. Sebelumnya beberapa pemain memang sempat mendapatkan hukuman dari pengadilan Spanyol atas tudingan yang sama dengan Cristiano Ronaldo. Dan yang paling terkenal saat itu adalah kasus dari Lionel Messi. Pemain asal Argentina tersebut sendiri akhirnya harus membayar ganti rugi setelah dirinya dituduh melakukan kerjasama dengan agennya yang juga ayahnya untuk memanipulasi pembayaran pajak dirinya. Selain itu Neymar juga pernah mendapatkan tuduhan serupa dengan kedua pemain tersebut.