Kalah 6-1, Mahrez Tak Bisa Berbuat Banyak

Mahrez Tak Berbuat Banyak

PREMIER LEAGUE – Pertandingan kemarin antara Leicester City vs Tottenham dalam ajang premier League musim ini ternyata sungguh mengilukan. Tim yang berhasil menjadi juara bertahan musim lalu ternyata tak bisa berbuat banyak di musim ini.

Setelah kalah atas Manchester City beberapa pekan lalu dengan hasil skor 2-1 akibat tendangan penati dari The Citizen. Kini, Leicester City harus dipermalukan kembali di kandang ketika melawan skuad asuhan Mauricio Pochettino.

Mengalami kekalahan 2 kali dalam waktu yang berdekatan, tentu menjadikan Leicester semain terpuruk dan belum bisa beranjak dari posisi klasmen sementara.

Padahal, Pelatih Guardiola sempat memuji penampilan dari Leicester sendiri yang bermain apik dari berbagai sudut. Tim satu ini berhasil membuat The Citizen kewalahan. Namun, tak tahu apa yang sedang terjadi.

Pada pertandingan selanjutnya, Leicester tidak menunjukan kepiwaian kualitas pertandingannya. Apalagi, salah satu pemain terbaik dari Liecester sendiri, Riyad Mahrez.

Banyak pihak yang mengakui bahwa pemain satu ini memilki penampilan apik Mahrez tercoreng dengan kegagalannya menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti dan Leicester kalah oleh sang tuan rumah sendiri. Namum, hal tersebut justru membuat Mahrez mendapatkan sebuah pujian dari Guardiola.

“Mahrez memiliki kemampuan yang luar biasa, dan saya melihat bahwa di keadaan seperti inilah ia sulit untuk dikendalikan oleh pemain kami, apalagi ia memiliki kemampuan memakai kedua kakiny”,Ujarnya

“Dia selalu melakukannya dengan sangat baik, dan saya akui semua pemain belakang di musim ini hampir kewalahan menghadapi performanya, dia adalah pemain yang luar biasa”. Sambung Guardiola seperti yang dilansir di laman resmi klub Manchester City.

Merujuk pada yang ditampilkan oleh The Foxes di Stadion Etihad, mantan pelatih Barcelona ini jadi mengerti awal dari kesuksesan mereka menjadi juara Premier League pada musim lalu, dan menjadi salah satu tim kuat.

“Leicester adalah tim yang bagus, sudah jelas mengapa mereka bisa memenangkan Premier League pada musim lalu. Kasper Schmeichel sangat bagus di belakang dan memiliki umpan fantastis. Seperti yang saya katakan, mereka adalah tim papan atas,” Tambahnya.

Namun, semua pernyataan dan pujian dari Guardiola tersebut nampaknya tidak menjadi motivasi dan pemberi semangat bagi skuad Leicester, tim satu ini bahkan gagal untuk bisa mengalahkan Tottenham atau berakhir imbang di kandang sendiri.