Liverpool Yang Fenomenal

Liverpool Yang Fenomenal

PREMIER LEAGUE – Liverpool berhasil memastikan diri untuk bisa lolos ke fase grup Liga Champions Eropa musim ini setelah mereka berhasil menumbangkan Hoffenheim pada laga Playoff tadi malam. Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengaku bangga dengan peforma yang ditunjukan oleh skuad besutannya tersebut.

Bermodalkan keunggulan dengan skor 2-1 pada laga Leg pertama, The Reds kemudian ganti menjamu Hoffenheim di Stadion Anfield pada hari Kamis (24/8/2017) dini hari WIB. Liverpool berhasil unggul tiga gol hanya dalam waktu 21 menit saja sebelum pada akhirnya menutup laga tersebut dengan skor akhi 4-2. Liverpool berhasil mengejutkan tim tamu dengan sebuah gol cepat dari Emre Can ketika laga baru berjalan 10 menit. Setelah itu delapan menit kemudian Mohamed Salah berhasil menambah keunggulan The Reds. Di menit 21, Liverpool berhasil mengubah skor menjadi 3-0 setelah Emre Can membuat gol keduanya yang menutup asa Hoffenhei untuk bermain di Liga Champions musim ini.

“Saya tidak memiliki kata-kata lagi untuk pertandingan ini. Ini menjadi sebuah hal yang menajubkan. Ini adalah sebuah pekerjaan yang terberat selama 14 bulan ini dan rasanya sangat luat biasa. Saya tidak bisa menemukan kata yang pas untuk hal ini. Sebuah pujian besar, yang tentunya amat luar biasa untuk tim kami. Mereka telah memainkan setengah jam yang amat sempurna. Di pergantian babak saya meminta mereka untuk melupakan keunggulan 3-0 mereka” tutur Jurgen Klopp.

Hoffenheim sendiri tidak mau kalah dengan tanpa perlawanan. Di menit 28 Marc Uth berhasil membuat gol dan memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1. Namun setela turun minum Roberto Firmino kemudian berhasil mencetak gol keempat Liverpool di menit 63. Hoffenheim sendiri kemudian berhasil memangkas jarak kembali di menit 79 lewat Sandro Wagner namun gol tersebut tidak bisa menghindarkan mereka dari kekalahan.

“Tapi ada kredit untuk Hoffenheim, mereka tampil dengan cukup bagus dan menikmati pertandingan. Mereka bisa mencetak dua gol karena kualitas mereka. Kami tentu saja tidak merasa favorit. Jadi kami memiliki tekanan itu” tutur Jurgen Klopp.