Juventus Mengawali Serie A Dengan Status Kekalahan

LIGA ITALIA SERIE A 2015 – Menjalani derby pembuka di Liga Serie A akhir musim ini, dimana Juventus harus mengalami kekalahan tipis atas tim papan bawah yakni Udinese. Meski mendatangkan Udinese di Torino stadion pada tanggal 23 Agustus 2015 dini hari, penampilan Vecchia Signora dinilai kurang tajam dalam melakukan penyerangan cepat. Dominasi bola yang dikuasai oleh Juventus berkisar 66 persen dibandingkan dengan Udinese yang hanya mencapai 34 persen. Meski mendapatkan hasil yang kurang memuaskan, Juventus harus menelan kekalahan buruk dari tim tamunya itu. Selama mengakhiri laga ketat di kandang sendiri, Bianconeri mampu memberikan 21 kali tendangan keras dengan lima diantaranya berstatus on target. Sedangkan Udinese mempunyai enam kali upaya dengan dua tembakan mengarah ke gawang Juve.

Keburukan dari akhir pertandingan tersebut ialah Juventus mendapatkan kesulitan besar saat Udinese memberikan tekanan tangguh di perbatasan garis putih. Gol dari tim tamu terjadi pada menit ke 78 yang diciptakan pemain Cyril Thereau. Sejak itu, Roberto Pereyra dan Stephan Lichtsteiner gagal memblock pergerakan bola yang diteruskan Cyril di daerah tertentu, dan pada akhirnya gawang Juventus mendapatkan kebobolan. Dari penilaian oleh media ESPN. bahwa itu merupakan salah satu tembakan on target yang disarankan Udinese di derby perdana musim ini.

Dengan raiahan hasil yang demikian, Juventus harus menyerahkan tiga angka kepada Udinese di laga pembuka tahun ini. Disamping itu, penempatan diri untuk asuhan Allegri masih di posisi papan bawah dengan cakupan point yang sedikit. Berbeda dengan Udinese yang mampu menguasi peringkat kedua klasemen sementara. Melihat pertandingan kedua klub di Stadion Torino, Juve memperoleh kesempatan emas dimenit kelima berkat tendangan Kingsley Coman dari sudut kiri harus melempang luas ke tiang gawang Udinese. Keupayaan juga diteruskan Stephan Lichtsteiner usai memanfaatkan umpan pendek dari Mario Mandzukic dimenit ke 19.

Akan tetapi, kedua peluang itu belum berbuah kedudukan. Namun berselang beberapa menit kemudian, Roberto Pereyra membalas ancaman ketat ke gawang Udinese. Tapi, keinginan untuk mencetak satu gol harus terbuang sia-sia. Beberapa pemain berkualitas seperti Coman, Simone Padoin dan Leonardo Bonucci masih gagal dalam melakukan percobaan cepat. Menurut Agen bola IBCBET – Dimenit ke 28, Ali Adnan memberikan upaya besar kepada tuan rumah dengan sontekan kaki kanannya dari posisi sayap kiri. Namun usaha tersebut belum mengubah papan skor dan hanya bertahan 1-0 hingga peluit panjang dibunyikan. ( JH ).