Filosofi Van Gaal Dan Permainan United Yang Membosankan

LIGA PREMIER INGGRIS – Filosofi Van Gaal Dan Permainan United Yang Membosankan – Sejak bergabung nya manajer sekaligus pelatih asal Belanda tersebut Louis Van Gaal ke Old Trafford yang menggantikan David Moyes setelah dipecat dari kursi kepelatihan United, Van Gaal kerap menegaskan soal filosofi yang akan diutamakan dalam kepelatihanya.

Filosofi Van Gaal membuat permainan United terlihat sangat membosankan, United lebih sering terlihat mengumpan kesamping ataupun kebelakang ketimbang melakukan serangan langsung. Penguasaan bola menjadi salah satu faktor utama dalam filosifi yang diterapkan oleh Van Gaal, dimana United kini berada pada urutan ke 14 dalam hal melepaskan sepakan ke gawang.

Rata rata United membuat tendangan sebanyak 11,4% dan hanya 3,6% saja yang mengarah kegawang, ini dinilai lebih buruk dari pada persentase yang dibuat oleh Swansea City. Bila dibandingkan dengan Manchester City, The Citizens justru berhasil membuat 6,3% tendangan mengaran ke gawang dan Arsenal sebanyak 5,5%. Kadang United mampu memenangi laga meskipun terlihat bermalas malasan dalam bermain, ini terlihat ketika berhadapan dengan Liverpool di Anfield dengan satu satu nya tendangan kegawang yang justru menjadi gol.

Atas apa yang diterapkan oleh Van Gaal ini menjadi seperti kontrasepsi terhadap para talenta yang dimiliki oleh United saat ini dimana para pemain nya terlihat tidak mampu bermain lepas. Banyak yang menilai bahwa United saat ini sama sepeti Arsenal kala waktu itu masih terlalu menekankan tentang filosifi sepak bola, kini Arsenal justru bermain lebih praktis dan menarik. Maka tidak heran jika United saat ini dianggap sedang menjadi seperti Arsenal disaat Arsenal telah meninggalkan filosofi sepak bolanya. (ax)